Jalan-jalan di mal yang terlihat bersih dan nyaman menjadi alternative hiburan bagi warga perkotaan. Namun dibalik itu, kuman, virus, dan bakteri diam-diam menghantui mereka. Menurut direktur mikrobiologi dan imunologi New York University, Philip Tierno mengatakan tempat yang paling sempurna untuk mendapatkan virus, bakteri, dan kuman yang banyak adalah di kerumunan orang-orang di mal.
Seperti dilansir health.com, Jum’at (6/7), ada sejumlah tempat yang rentan terhadap penyebaran virus dan bakteri di pusat perbelanjaan modern. Diantaranya:
· Toilet
Tentu saja tempat yang satu ini menjadi rentan penyebaran penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan bakteri, karena merupakan tempat pembuangan zat hasil metabolisme tubuh manusia.
“Toilet merupakan tempat yang lembab, sehingga bakteri dan virus mampu bertahan hidup lebih lama.” Perhatikan juga tempat sabun pada wastafel karena juga tidak terjamin kebersihannya. Untuk melindungi diri, cucilah tangan dengan sabun hingga 20 detik seusai menggunakan fasilitas toilet umum di ruang publik.
· Meja makan di Food Court
Meskipun meja itu terlihat kering dan bersih, itu belum berarti higienis dan bebas dari kuman.“Kondisi pelapis meja yang rusak dapat menyebarkan bakteri berbahaya E-coli, jika tidak dibersihkan secara teratur.”
· Pegangan eskalator
“Dalam penelitian kami, di pegangan eskalator itu ditemukan bahan makanan, E-coli, lendir, urine, feses/tinja, dan darah,” tambah dia. “Saat terkena lendir, anda bisa demam, flu karena tertular virus influenza.”
· Mesin ATM
Khususnya pada tombol-tombolnya.“Setelah meneliti 38 mesin ATM, ditemukan ada 1200 jenis bakteri kuman dan virus, diantaranya virus E-coli dan virus flu.” Tombol apakah yang paling kotor? Tentu saja tombol enter karena semua orang pasti memencetnya. Agar tetap sehat setelah dari ATM, jangan mengusap mulut atau hidung dengan tangan setelah dari ATM sebelum mencuci tangan dengan bahan antibakteri.
Sumber: Solopos


0 komentar:
Post a Comment