Pages

Friday, September 14, 2012

Menjadi Konsumen Cerdas di Mal (Pasar Modern)

Mal adalah salah satu contoh pasar modern, yang telah mengalahkan pasar-pasar tradisional disekitarnya. Selain tempatnya yang nyaman dan higienis, barang yang ditawarkan pun berkualitas tinggi. Banyak  orang-orang yang menjadikan mal atau jenis pasar modern lainnya sebagai tempat memenuhi barang-barang kebutuhan sehari-hari.
Tak jarang, hal tersebut membuat seseorang menjadi kecanduan untuk berbelanja di pasar-pasar modern sehingga timbulah sifat konsumtif alias boros. Mereka tidak mempedulikan lagi harga, fungsi, bahkan kadang kualitas, yang penting berbelanja untuk memenuhi hasratnya/keinginannya. Nah, hal tersebut yang disebut konsumen kurang bijak atau kurang cerdas.
Sekarang, saya ingin berbagi tips untuk Sobat supaya menjadi orang yang cerdas dan bijak saat berbelanja di pasar modern. Bagikan juga tips ini bagi orang-orang disekitar Sobat ya.
  •    Berbelanja sesuai kebutuhan, bukan karena keinginan.
  •    Sebelum berbelanja, buatlah skala prioritas, yaitu mengurutkan atau membuat daftar barang-barang yang akan dibeli mulai dari yang penting sampai yang tidak. Skala ini juga bisa membantu dalam memprediksi berapa banyak uang yang akan dikeluarkan saat berbelanja. Dan bisa juga melatih kedisiplinan. Bolehlah membeli barang diluar skala yang dibuat, tapi jangan terlalu banyak! Semakin banyak barang diluar skala yang dibeli, semakin rendah sifat disiplin Sobat.
  •    Jika terpaksa membeli barang yang banyak, carilah saat-saat tertentu seperti grand opening sebuah mal baru, ulang tahun sebuah tempat berbelanja, atau di hari-hari tertentu, karena dipastikan banyak barang-barang yang didiskon, dari diskon terkecil sampai yang tergila. Tapi ingat, jika kebanyakan sama aja bo’ong donk. Tetaplah bijak, jangan mudah terpengaruh diskon-diskon gila yang sering diberikan. Turuti saja skala prioritas Sobat.
  •   Perhitungkan juga lokasi. Peribahasa lain ladang, lain belalang juga berlaku disini. Setiap tempat belanja, pasti menawarkan harga yang yang berbeda dan berusaha untuk menjadi yang termurah. Jadi, jangan buang brosur yang Sobat dapatkan dari tempat belanja, sering juga survei ke tempat belanja sebelum berbelanja.
  •   Jika menemukan barang yang ber-'merk', tapi harganya tak wajar (murah banget daripada yang lain), Sobat perlu waspada karena bisa saja barang tersebut sudah kadaluarsa atau sudah tak layak konsumsi.
  •   Lihatlah tanggal kadaluarsanya dan kondisi fisik (bungkus, bentuk, bau)
  •  Jika telah memenuhi semua kebutuhan Sobat, segeralah pulang karena bisa jadi, Sobat tergoda untuk membeli barang-barang yang lain.
  • Jangan mengajak teman terlalu banyak untuk berbelanja, karena bisa saja:
i)        Teman Sobat  ingin membeli sesuatu, tapi tidak membawa uang sehingga meminta Sobat membayarnya.
ii)       Teman Sobat membeli barang yang bagus dan mahal sehingga Sobat juga ikut-ikutan (gengsi gitu).
iii)     Teman Sobat merayu Sobat untuk membeli barang yang sebenarnya tidak Sobat butuhkan.
iv)     Atau kemungkinan yang lain…
  • Setelah berbelanja, simpan struk belanja Sobat, sebagai perbandingan harga di tempat lain atau sebagai evaluasi belanja Sobat, menurut skala prioritas yang Sobat buat sebelumnya atau tidak.
Itulah tips dari Saya. Suksesnya Sobat menjadi orang yang bijakdan cerdas dalam berbelanja atau tidak, tergantung pada Sobat sendiri. Sobat pun juga bisa mencari cara tersendiri yang sekiranya cocok dengan Sobat. Ini semua berasal dari pengalaman saya dan buku-buku yang saya baca. Terima Kasih.

0 komentar:

Post a Comment